Tempe Setengah Jadi
Abah dan Emak tinggal di sebuah desa yang cukup terpencil. Setiap hari, mereka bekerja membuat tempe untuk kemudian Abah menjualnya ke pasar. Jualan tempe merupakan satu-satunya sumber pendapatan mereka untuk bertahan hidup. Pada suatu pagi, Abah jatuh sakit, Emak pun mengambil alih tugas menjual tempe. Saat tengah bersiap-siap untuk pergi ke pasar menjual tempenya, tiba-tiba Emak sadar bahwa tempe buatannya hari itu masih belum matang, masih separuh jadi. Emak merasa sangat sedih karena tempe yang masih muda dan belum matang pastinya tidak akan laku. Itu artinya, untuk hari itu, mereka tidak akan mendapatkan pemasukan. Ketika Emak dalam kesedihan, tiba-tiba Allah mengingatkan Emak bahwa Allah SWT. Mampu melakukan perkara-perkara ajaib karena tiada yang mustahil bagi-Nya. Emak pun mengangkat kedua tangannya sambil berkata, “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu agar kacang kedelai ini menjadi tempe, aamiin.” Begitulah doa ringkas yang dipanjatkan dengan sepenuh hati. Emak s...